
Lensainvestigator.com, Buton Utara – Seorang warga Desa Laeya diduga menjadi korban penganiayaan oleh Kepala Desa (Kades) Sumampeno, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara, pada Minggu malam (08/12/2025). Peristiwa ini mencuat setelah akun TikTok @monikaheruo mengunggah video keributan dan foto luka korban pada bagian wajah.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga berusaha melerai adu mulut dan ketegangan di lokasi yang diduga berada di lingkungan desa. Sementara dalam foto yang diunggah, korban terlihat mengalami memar merah pada area pelipis.
Melalui unggahan tersebut, pengunggah yang mengaku sebagai anak korban menyampaikan kronologi kejadian. Ia menyebut bahwa ayahnya dipukul tanpa alasan yang jelas dan pelaku diduga dalam keadaan mabuk.
“Bapakku orang baik, tidak pernah cari masalah dengan siapa pun. Tapi tadi malam seorang Kepala Desa yang seharusnya mengayomi justru datang dalam keadaan mabuk dan memukul bapakku,” tulisnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemukulan itu terjadi di depan banyak warga sehingga keluarga merasa sangat terpukul.
“Kenapa kita diperlakukan seperti ini? Kepala Desa Sumampeno itu sosok yang dipercaya menjaga keamanan desa. Tapi justru dia yang melukai warganya sendiri. Ini tidak pantas dilakukan seorang pemimpin,” lanjutnya.
Keluarga korban kini menuntut keadilan dan meminta aparat penegak hukum memproses kejadian ini sesuai aturan yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kades Sumampeno maupun pemerintah desa belum memberikan klarifikasi resmi.
